archives

Lion Air

This tag is associated with 15 posts

Tiket pesawat Batam-Medan habis sampai Tahun Baru

Tiket pesawat Batam-Medan habis sampai Tahun Baru

PEKANBARU – Pemesanan tiket pesawat atau maskapai penerbangan untuk rute Pekanbaru-Batam dan Pekanbaru-Medan mengalami kenaikan yang cukup signifikan sampai tahun baru, dibandingkan dengan tujuan Pekanbaru-Jakarta yang mengalami kenaikan sedikit.

Baca lebih lanjut

Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Sekolah Masih Normal

Medan, (Analisa). Harga tiket pesawat di Bandara Polonia Medan jelang hari libur sekolah masih normal. Hal ini dikatakan salah seorang ticketing Happy Travel,Muhammadsyah Damanik, Kamis (3/5).
Harga tiket masih normal.Belum ada pengaruh jelang libur sekolah. Walaupun ada selisih namun masih berada di kisaran harga standar tiket termurah,”ujarnya.

Untuk tiket termurah Lion Air atau kelas X dari Medan ke Jakarta sekitar Rp.500 ribu.Sedangkan untuk kelas yang mahal atau kelas Y dipatok dengan harga Rp.2 juta. Untuk tiket Garuda Indonesia Airlines (GIA) tujuan Medan-Jakarta pada kelas X harga tiket sekitar Rp.987 ribu. Sedangkan untuk kelas bisnis dipatok dengan harga sekitar Rp.4 juta.

Masih menurut Muhammadsyah, harga tiket tesebut berfluktuasi.Kalau pun ada selisih harga dari harga yang standar sekitar Rp.50 ribu sampai Rp.100 ribu.

Salah seorang penumpang Sriwijaya Air dengan tujuan Jakarta R. br Pasaribu mengatakan harga tiket yang didapatnya relatif murah.Dirinya memesan tiket seminggu sebelum kerangkatan ke Medan.Untuk tiket pulang pergi dari Jakarta-Medan kembali ke Jakarta dikenakan biaya Rp 1,1 juta.

“Saya dapat tiket yang lumayan murah.Saya pesan tiket pulang pergi biayanya sekitar Rp.1,1 juta,”tukasnya.

Adapun tujuan dirinya ke Medan untuk menghadiri resepsi pernikahan saudaranya dan menjenguk orang tuanya yang masih tinggal di Medan.Sedangkan dirinya,sejak tahun 1972 sudah tinggal dan menetap di Jakarta.

“Saya kesini (Medan-red) untuk menghadiri pernikahan anak adik saya.Kebetulan orang tua saya juga masih ada di sini.Jadi saya juga sekaligus mengunjungi orang tua saya,”jelasnya.

Hal yang sama dirasakan penumpang Lion Air dengan tujuan Banjarmasin Pane Pasaribu yang mengatakan harga tiket pesawat yang didapatnya tergolong murah sekitar Rp.1,1 juta.

Pane yang sedikit agak kesal karena pesawat yang akan di tumpanginya mengalami penundaan penerbangan belum merasa ada kenaikan yang drastis pada harga tiket .

“Lumayan terjangkau tiket yang saya dapat.Karena dari Medan pesawat yang saya tumpangi transit terlebih dahulu ke Jakarta,setelah itu dilanjutkan keBanjarmasin,”katanya.

Pane yang juga seorang buruh lepas mengatakan dirinya pergi ke Banjarmasin untuk bekerja pada proyek pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Dia berangkat dari rumahnya sejak pukul 05.00 Wib supaya tidak telat chek in sekitar pukul 08.00 Wib.

Sekitar pukul 07.00 Wib dirinya tiba di Bandara Polonia.Setelah sejam menunggu dirinya mendapat informasi bahwa keberangkatannya ditunda sampai pukul 12.00 Wib.Sementara itu ke tujuh temannya yang lain belum tiba di Polonia.

“Saya dari jam 07.00 Wib sudah di Polonia.Sudah hampir 4 jam lamanya saya menunggu di sini. Teman-teman saya yang lain memang penduduk Medan.Jadi mereka tidak perlu terburu-buru untuk ke Polonia,”ujarnya.(yy)

sumber :

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/04/49154/harga_tiket_pesawat_jelang_libur_sekolah_masih_normal/#.T6NzhtlROS8

Borong 11 Airbus, Garuda Indonesia

VIVAnews- PT Garuda Indonesia Tbk memborong 11 pesawat Airbus 330-220 ketika Perdana Menteri Inggris David Cameroon tiba di Indonesia. Terkait pembelian itu, Garuda menolak hal itu dianggap bentuk persaingan dengan Lion Air yang membeli pesawat Boeing ketika presiden Amerika Serikat datang ke Indonesia.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto menjelaskan bahwa Garuda memang memiliki program pembelian pesawat baru hingga 2015. Semua program pengadaan armada sesuai rencana. “Kami punya planning jangka panjang, David Cameron sebetulnya bertepatan saja,” kata dia seusai penandatanganan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak, di Jakarta, Selasa 17 April 2012.

Pembelian 11 pesawat Airbus itu merupakan bagian dari rencana pengadaan pesawat hingga 2015 yang akan mencapai 194 unit. Pesawat itu akan digunakan untuk penerbangan menengah lebih dari lima jam langsung, seperti Jakarta-Sidney, Jakarta-melbourne dan Jakarta-Jepang.

Selain itu, sebagai bagian dari program pengadaan armada hingga 2015 mendatang, Garuda juga sudah memesan 10 pesawat Boing 777 untuk penerbangan panjang. Pesawat itu akan mulai datang pada 2013 mendatang. Boing 777 akan digunakan untuk penerbangan ke Eropa.

“Bisa langsung Jakarta-Amsterdam, Jakarta-London, Jakarta-Frankfrut, Jakarta-Roma dan Jakarta-Milan,” ungkapnya.

Garuda juga sudah memesan pesawat Boing 737-800 next generation sebanyak 50 unit. Saat ini sudah datang sebanyak 25 unit yang digunakan untuk penerbangan jarak pendek 1-2 jam penerbangan. Pesawat ini akan digunakan untuk melayani rute-rute domestik dan regional. Tak hanya itu Garuda juga memesan pesawat Bombardier Cardig-1000 next generation. Pesawat dengan kursi berjumlah dibawah 100 ini akan mulai datang pada Oktober mendatang sebanyak lima pesawat. Jumlah total pesawat Bombardier yang dipesan Garuda sebanyak 18 pesawat.

“Pesawat ini akan digunakan di Makasar, Medan, digunakan ke bandara yang remote area. Ini semua bagian dari program pengembangan armada, pada 2015 akan ada 194 pesawat dengan usia di bawah lima tahun,” ujarnya.

sumber :
vivanews

Maskapai Penerbangan Naikkan Harga Tiket Promo

pesawat terbang

TRIBUNNEWS.COM, JAMBIHarga minyak dunia yang terus mengalami kenaikan juga berdampak pada harga tiket pesawat, termasuk tujuan Jambi-Jakarta dan sebaliknya.

Maskapai penerbangan Lion Air misalnya, harga tiket terendah dari Rp 295 ribu menjadi Rp 335 ribu, atau naik sekitar Rp 40 ribu, sementara untuk harga tiket pesawat tertinggi dari Rp 1.120.400 menjadi Rp 1.127.000.

Hal ini diakui Manager Lion Air Jambi, Mardanus ketika ditemui di ruang kerjanya, di Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (10/4/2012). “Pada prinsipnya kenaikan harga minyak dunia tidak bisa dihindari, makanya berpengaruh dengan harga tiket pesawat,” katanya.

Sejak kenaikan harga tiket pesawat diberlakukan pada 12 Maret lalu, ketersediaan harga tiket promo lebih banyak, yang tadi porsinya sekitar 30 hingga 40 persen bisa menjadi 50 persen.

“Semua itu tergantung pada momennya. Jika low season maka ketersediaan tiket promo lebih banyak, kalau momen peak season ketersediaannya sedikit,” ujar Mardanus.

Menurutnya saat ini merupakan momen low season, masih banyak tiket dengan harga promo. Dengan momen ini pula rata-rata lima kali jadwal penerbangannya itu, tingkat isian penumpang 90 persen. Menurutnya, pada Mei-Juli akan terjadi peak season karena bertepatan dengan masa liburan sekolah.

Manajer Batavia Air Jambi Suharyanto menuturkan, Batavia Air belum ada dampak dari kenaikan harga minyak dunia itu. Saat ini, harga tiket terendah masih sama dengan sebelumnya yaitu Rp 325 ribu dan harga tiket tertinggi Rp 1.175.400.

“Kita melihat kondisi dulu, sejauh ini masih bisa kita handle dengan harga avtur (bahan bakar pesawat) yang mengalami kenaikan,” tuturnya.

Disinggung apakah berdampak pada ketersediaan tiket promo akibat kenaikan avtur ini, Suharyanto menjelaskan ketersediaan tiket promo tergantung pada kondisinya dan juga melihat pesaing. Mereka melihat harga yang ditawarkan oleh pesaing.

Branch Manager Garuda Indonesia Jambi, Henny Nurcahyani mengakui kenaikan harga minyak dunia berpengaruh dengan harga avtur. Meski demikian, kenaikan itu masih bisa terokomodir.

“Untuk harga tiket tidak mengalami kenaikan di Garuda Indonesia, masih dengan harga lama yakni harga terendah Rp 600 ribuan untuk kelas ekonomi,” kata Henny.

sumber :
http://www.tribunnews.com/2012/04/11/maskapai-penerbangan-naikkan-harga-tiket-promo

Ayo, Bergabung di Lion Air Paspport Club

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN – Maskapai penerbangan Lion Air memanjakan penumpangnya melalui program Lion Air Passport Club.

“Banyak keuntungan yang bisa didapat oleh pemegang Lion Air Passport Club. Salah satunya informasi mengenai harga-harga promo Lion Air,” jelas Distrik Manajer Lion Air Cabang Balikpapan Suryal Bachtiar, (25/3/2012).

Keuntungan lainnya, lanjut Machtiar, penumpang bisa melakukan pemesanan tiket, menerima kabar-kabar terbaru dari Lion Air secara rutin, menikmati tarif promosi terkini, tawaran-tawaran khusus anggota, acara-acara spesial dan kompetisi-kompetisi yang diadakan oleh Lion Air.

“Pemegang kartu juga mendapat tambahan fasilitas bagasi, layanan prioritas saat chek in di bandara,” katanya.

Jika anda penumpang kelas ekonomi sekalipun, akan mendapat layanan prioritas untuk boarding dalam kelas ekonomi, bagasi penumpang juga mendapat prioritas hingga mendapatkan akses di private lounge.

Informasi lengkap mengenai Lion Passport Club, bisa diperoleh melalui website Lion Air, www.lionair.co.id/passportclub.aspx

sumber :

http://www.tribunnews.com/2012/03/25/ayo-bergabung-di-lion-air-paspport-club

Tiga Pilot Asing Lion Air Dikeroyok

pesawat lion air

TANGERANG-Diduga gara-gara salah paham, tiga pilot salah satu maskapai nasional yang berkewarganegaraan asing luka-luka karena dikeroyok sekelompok pemuda. Pemicunya, karena konflik soal waitress kafe, ketiga pemuda yang diduga mabuk tersinggung ditegur pilot asing tersebut.

Pengeroyokan itu menimpa pilot asing yang masing-masing bernama Warren A Lambell (warga negara Inggris), Bruno, berkewarganegaraan Portugal dan Michele asal Italia. Ketiganya roboh setelah dikeroyok dan dibacok 7 pria hanya karena berpangkal teguran. Peristiwa itu terjadi di Café Chise di kawasan Tamansari, Lippo Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/3) pukul 03.00 dini hari. Akibat penganiayan tersebut, ketiga korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siloam Karawaci, Tangerang guna mendapatkan pengobatan.

Ketiganya mengalami luka lebam akibat pukulan tangan dan sabetan senjata tajam di bagian punggung, tangan dan jari. Polisi yang mendapatkan laporan pembacokan 3 warga negara asing (WNA) itu bergerak cepat. Kurang dari 48 jam, polisi berhasil membekuk 6 dari 7 orang pelaku pengeroyokan. Mereka masing-masing berinisial Rs, 28; Cs, 24; Kr, 23; Dl, 26; Dd, 27 dan Gl, 24 berhasil diamankan.

Mereka dibekuk Satuan Reskrim Polres Kota Tangerang di beberapa lokasi terpisah. Satu orang lagi yakni At, 24, masih diburu polisi. Diduga kuat, pelaku yang buron pembacok pilot asing tersebut. ”Ketiga pilot asing yang dikeroyok itu bekerja di maskapai penerbangan Lion Air,” terang Kapolres Kota Tangerang Kombes Bambang Priyono kepada INDOPOS kemarin (19/3).

Dia juga mengatakan, beberapa pelaku dibekuk polisi di rumahnya, tempat kerja dan ada juga yang menyerahkan diri. ”Saat ini mereka (tujuh pelaku, Red) masih menjalani pemeriksaan intensif,” terangnya juga. Penelusuran INDOPOS, pengeroyokan di Café Chise itu diduga salah paham hanya karena teguran.

Saat itu, ada seorang wanita yang diduga waitress di café itu tengah melayani kelompok penyerang tengah kongkow-kongkow. Rupanya, salah satu pilot asing itu berusaha ramah dengan menegur perempuan tersebut. Tapi, teguran itu ditanggapi negatif pelaku yang kebetulan tengah mabuk berat. Apalagi, ketiga pilot itu menegur menggunakan bahasa Inggris.

Sedangkan, tujuh pemuda yang menyerang tidak mengerti bahasa asing. Akibatnya, timbul salah paham dan tiga pilot WNA itu langsung dikeroyok beramai-ramai. Bahkan, seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melukai tubuh ketiganya. Keributan itu sempat membuat pengunjung lain yang malam itu kebetulan cukup ramai berhamburan keluar dari tempat hiburan malam tersebut.

Setelah tiga pilot asing itu terkapar, para pelaku melarikan diri. Bambang membantah kalau pengeroyokan itu gara-gara rebutan cewek yang ada di kafe tersebut. ”Bukan rebutan wanita, cuma salah paham karena teguran. Satu kelompok tidak bisa berbahasa Inggris, sementara tiga pilot asing itu tidak bisa berbahasa Indonesia,” tegas kapolres juga.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga menegaskan, diduga para pelaku yang dalam keadaan mabuk berat tersinggung saat ditegur tiga pilot asing yang bekerja di maskapai Lion Air tersebut. Padahal, di antara mereka tidak saling kenal. ”Salah satu pelaku ada yang menggunakan senjata tajam,” terang Shinto kepada INDOPOS kemarin.

Saat ini, polisi masih mencari masih mencari senjata tajam jenis pisau yang digunakan untuk menusuk salah satu korban. ”Kami tengah melacak keberadaan senjata tajam itu untuk bukti di persidangan. Pelaku yang menusuk dengan pisau juga masih buron. Saat ini, 6 pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,” cetusnya juga. (gin)

sumber :

http://www.jpnn.com/read/2012/03/20/121225/Tiga-Pilot-Asing-Lion-Air-Dikeroyok-

Tiket Pesawat Melonjak Tajam

logo airlines indonesia

JAMBI – Meskipun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan naik pada 1 April mendatang, tiket pesawat rute Jambi- Jakarta duluan naik. Kenaikan tarif masing-masing maskapai mencapai Rp. 20 ribu hingga Rp. 30 ribu.

Sore kemarin (Minggu, red), Lion Air dengan keberangkatan pukul 18.00 WIB, harga tiket mencapai Rp. 1,2 juta. Begitu juga dengan Garuda juga mencapai Rp. 1,2 juta.

Wendra, karyawan Gajah Mada Tour, kepada harian ini mengatakan, kenaikan tersebut sebagai antisipasi kenaikan BBM yang akan di tetapkan pemerintah 1 April mendatang.

Dikatakannya, harga tiket masing-masing Maskapai hari ini (Minggu, red). Untuk Lion Air dari Rp. 335 ribu hingga Rp 400 ribu, Sriwijaya, Rp. 335 hingga Rp 470 ribu, Batavia Rp. 335 Ribu hingga Rp. 400 ribu, Sedangkan garuda, dari Rp 300 hingga 1,2 juta.

“Meskipun ada kenaikan, tetapi untuk pembelian tiket di Gajah Mada tour tidak ada penurunan pelanngan. Di tempat kita masih standar,” ujarnya kepada harian ini saat di hubungi melalui via Ponselnya.

Sedangkan menurut Diva, Biro Jasa Angkasapura, tiket pesawat setiap maskapai masih standar saja.

“Kita lihat dari penumpang, kalau penumpangnya banyak, harga akan naik. Dan apabila mereka sudah memesan dari jauh-jauh hari, harga tiket pesawat akan murah,” ujarnya.

Sedangkan apabila penumpang akan membeli tiket pada saat mau berangkat, maka tiket tersebut akan mahal.

“Bahkan ada yang satu juta,” katanya.

Untuk harga tiket hari ini, dikatakan Diva, Lion Air Rp 863 ribu, Sriwijaya Rp 400 ribu, dan Batavia Rp. 400 ribu.

“Kenaikan itu di lihat dari kondisi juga,” katanya.

Sementara karyawan Tiketing Global Tour tidak menyebutkan berapa besaran kenaikan harga tiket pesawat pasca kenaikan harga BBM. dia hanya menyebutkan tiket naik. “Naik,” katanya pendek.

Akan tetapi, dia memberikan gambaran harga tiket pesawat di Global Tour, untuk harga tiket Lion Air, mulai dari Rp. 345 ribu hingga Rp. 1,2 juta, Sriwijaya Rp 420 ribu, Batavia Rp. 370 ribu.

“Untuk Lion yang harganya Satu juta dua ratus tersebut berangkat jam 18.00 WIB. Sedangkan untuk Sriwijaya tidak ada keberangkatan sore. Yang ada hanya tadi pagi. (Minggu, red),” ungkapnya

Tiket PNS Rp 2 Juta PP

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pada tahun 2012 ini mulai memberlakukan pola atau metode pembiayaan tiket pesawat perjalanan dinas dengan model at cost. Hal tersebut dikatakan Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Jambi, Drs HM Rawi MSi, baru-baru ini.

“Kita menggunakan metode at cost untuk komponen biaya tiket perjalanan dinas pegawai negeri sipil (PNS) dan juga untuk anggota DPRD Provinsi Jambi,” katanya.

Penggunaan metode itu, kata Rawi sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 10 Tahun 2012, yang telah diterbitkan pada Senin, 13 Februari 2012. “Untuk komponen uang harian masih menggunakan pola lumpsum,“ katanya.

Dia juga menjelaskan, adapun dana maksimal yang bisa dikeluarkan untuk pembayaran dana transportasi ini untuk pergi pulang (PP) Jambi-Jakarta dan Jakarta-Jambi adalah Rp 2 juta.

Sementara itu, Kabag Anggaran Setda Provinsi Jambi, Drs Budiono mengatakan jika kombinasi pola at cost dan lumpsum dalam pembiayaan perjalanan dinas PNS dilingkup Pemprov Jambi sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini juga disarankan oleh Permendagri Nomor 22,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan pola pembiayaan perjalanan dinas menggunakan at cost ini membuat PNS benar-benar menjalankan tugas pokok dan fungsinya ketika menjalankan tugas ke luar daerah.

“Sekarang ini PNS tidak lagi bisa membawa take home pay dari perjalanan dinas,” tambah Budiono.

sumber :

http://www.jambiekspres.co.id/utama/21815-tiket-pesawat-melonjak-tajam.html

Merpati Siap Bersaing dengan Pesawat Baru

pesawat merpati nusantara

JAKARTA (Suara Karya): Maskapai penerbangan nasional, PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati), siap berkompetisi dengan pesawat baru kelas medium atau sub-100 seater pada sejumlah rute kawasan timur dan barat Indonesia. Pesawat baru yang makin populer di industri penerbangan itu sangat efektif dan efisien dalam melayani penumpang karena memiliki kemampuan mendarat pada landasan 1.400 meter, yang tidak mungkin didarati pesawat berbadan lebar.

Direktur Utama Merpati Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, kebijakan tersebut sudah tepat, dan perseroan tidak ragu jika nantinya berhadapan dengan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, atau Lion Air di segmen tersebut. Selain pesawat sub 100 seater, Merpati juga mengoperasikan pesawat-pesawat jet, seperti Boeing dan Airbus.

“Kami sudah siap, maka diputuskan untuk fokus di sub-100 seater karena secara alami pesawat tipe propeller akan tergusur ke area yang lebih terpencil. Karena itu, kita mulai dengan membeli 40 pesawat jet ARJ 21-700 berkapasitas 100 tempat duduk buatan China senilai total 1,2 miliar dolar AS,” katanya di Jakarta, Kamis (8/3).

Dia juga yakin Merpati masih memiliki pasar yabg kuat. Ini mengingat jaringan rute dan kepercayaan masyarakat pengguna jasa menjadi aset yang bisa diandalkan dan dimaksimalkan untuk mendorong kinerja perusahaan.

Menurut dia, pembelian pesawat jenis tersebut merupakan salah satu strategi manajemen untuk bisa bangkit dan telah dirintis sejak dua tahun silam. Pada 2010. lanjut dia, perseroan menawarkan tiga strategi ke pemerintah agar bertahan, yakni survival of the fit, competition in harmony, atau merger. “Melihat kenyataan, berkompetisi tidak bisa secara harmonis dengan Garuda, merger pun tak bisa dengan perusahaan seperti Batavia Air, tentu harus siap bersaing,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, dalam menggarap pasar sub-100 seater harus dipahami strategi yang digunakan oleh maskapai. Pertama, sebagai komplimen untuk mengisi frekuensi yang ada dan kedua, membuka pasar baru. “Bagi Merpati sub-100 adalah masa depannya untuk menghadapi era open sky 2015 nanti. Sebagai perusahaan, Merpati masih menjanjikan karena selalu tumbuh 20 persen,” katanya.

Tercatat untuk pengadaan pesawat ada 40 pesawat ARJ milik Merpati mulai datang pada 2013 sebanyak empat unit, sisanya akan datang bertahap hingga 2017. Pada 2017, Merpati akan memiliki 75 unit pesawat. Pada saat ini, Merpati memiliki 35 pesawat dan 25 di antaranya yang beroperasi, sedangkan pesawat-pesawat yang beroperasi tersebut, yakni Boeing 737 series lima unit, Twin Otter (5), Cassa (2), Fokker 100 (1), B 737-200 (1), dan MA 60 (11).

Seperti diketahui, PT Garuda Indonesia Tbk baru-baru ini mengeluarkan dana sekitar 2 miliar dolar AS untuk mendatangkan sekitar 36 unit armada CRJ 1000 NextGen dari Bombardier Aerospace, Kanada. Pesawat-pesawat itu akan menggarap segmen penumpang Sub-100 dan memperkuat posisi di pasar regional dan domestik.

Sedangkan Lion Air mengikat kerja sama dengan pabrikan ATR asal Prancis senilai 610 juta dolar AS untuk membeli 27 pesawat ATR 72-600s. Sebelumnya, maskapai ini sudah memborong 33 ATR, sehingga genap menjadi 60 unit hingga akhir 2014.

Sementara pada tahun lalu, Sriwijaya Air secara resmi memesan 20 pesawat jet Embraer 190 (E 190) dengan hak untuk pembelian lebih dari 10 unit. Nilai total dari perjanjian kesepakatan sesuai daftar harga yaitu sebesar 856 juta dolar AS. Jika semua hak atas pembelian tersebut direalisasikan akan mencapai 1,28 miliar dolar AS.

Saat ini, Merpati tengah menyiapkan rencana bisnis untuk bisa privatisasi pada 2018. “Kita sudah siapkan rencana bisnis sejak dua tahun lalu. Dari 2010 hingga 2018 itu ada tahapannya yang akan dijalani perseroan menuju privatisasi,” kata Jhony.

Namun tercatat pada tahun lalu, pemerintah mencairkan dana penyertaan modal negara kepada Merpati sebesar Rp 561 miliar. Dana itu digunakan untuk membayar utang kepada Pertamina atas pemakaian bahan bakar avtur dan merevitalisasi armada. ana subsidi tahun ini akan dipergunakan untuk subsidi operasi sebesar Rp 279,19 miliar dan subsidi BBM sebesar Rp 17,27 miliar. (Syamsuri S)

sumber :

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=298896

Waw.. !! Tiket Pesawat Naik Rp200 Ribu

tiketing pesawat

MAKASSAR, UPEKS–Isu tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) awal April mendatang, ikut mempengaruhi harga tiket pesawat di berbagai travel dan beberapa maskapai penerbangan.

Seperti yang terjadi dengan harga tiket pesawat di sejumlah outlet penjualan tiket pesawat di Kota Makassar.

Menurut Presiden Direktur Hakata Tours & Travel, Putri Nurdin, saat ini telah terjadi kenaikan harga tiket di beberapa maskapai yang mencapai Rp200 ribuan. Pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga tiket tersebut, pasalnya belum ada informasi resmi terkait harga.

“Kami belum tahu apakah ini efek dari kabar kenaikan harga BBM atau memang harga minimum terbaru dari pihak airlines,” ujar Putri di Makassar, Jumat (11/3) kemarin.

Putri menyebutkan, kenaikan harga tiket pesawat tidak berpengaruh terhadap penjualan. Hal ini dilihat dari tingkat pemesanan tiket yang masih normal. Belakangan ini tiket dengan tujuan domestik seperti Bali dan Lombok mendominasi pemesanan. Sedang untuk tujuan internasional, kebanyakan ke Eropa dan Singapura.

Sementara itu, guna mengantisipasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dicanangkan pemerintah pada April 2012, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) berencana melakukan penyesuaian harga tiket pesawat.” Tapi kisaran harga harga masih menunggu keputusan resmi dari pusat,” ujar General Manager Garuda Indonesia Makassar, Rismondari saat dikonfirmasi.

Menurutnya, dengan adanya rencana kenaikan harga BBM tersebut, perusahaan penerbangan pelat merah tersebut akan melakukan pembenahan agar cost atau ongkos operasional yang dikeluarkan perseroan tidak terlalu membengkak. Biasanya dampak dari kenaikan BBM dibebankan kepada harga tiket pesawat.

Sebelumnya, Direktur Utama GIAA Emirsyah Satar menyebutkan, dengan adanya kenaikan tersebut, pihaknya mengaku bahwa dari pihak manajemen sudah siap untuk menghadapi hal tersebut.

Dirut Lion Air Edward Sirait mengatakan, kenaikan tarif diatur Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pihaknya akan menunggu keputusan Kemenhub dan mengikuti apapun keputusan yang dikeluarkan. Saat ini, Kemenhub belum mengeluarkan kenaikan harga batas atas pesawat.

Edward menyatakan, sejak Desember 2011, harga avtur terus berubah-ubah. Hingga kini belum terlihat kapan harganya akan sta­bil. Bahkan, harga avtur bisa berubah tiap dua minggu.

“Sekarang harga minyak masih berubah-ubah. Nanti kalau harga­nya sudah stabil, baru (harga tiket) akan kita evaluasi. Ke­naikan harga avtur tentu menye­babkan naiknya beban biaya perusahaan,” ujar Edward.

Terpisah, Manager Lion Air, Mardanus mengatakan ketersediaan tiket promo masih terbuka lebar di Lion Air. Apalagi pada low season, pihaknya membuka seat promo dari 20 persen – 50 persen.

“Tergantung pada kondisinya, kalau permintaannya sedikit maka kuota tiket promo diperbanyak, kalau permintaannya banyak maka kuota tiket promonya sedikit,” ujarnya dan ia menyebutkan kalau tiket promo Lion Air Rp 295 ribu.

Memang saat ini, permintaan masih low. Maka untuk itu, ketersediaan seat promo masih banyak. Ketika disinggung soal rencana kenaikan BBM. Tidak pengaruh dengan pihaknya, karena kenaikan BBM bersubsidi.

sumber :

http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=82505

Pesawat Lion Tujuan Makassar Terpaksa Landing di Denpasar

pesawat lion air

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Pesawat Lion Air JT 784 rute Jakarta-Makassar terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Kamis (15/3/2012), sekitar pukul 01.30 Wita.

Pesawat mendarat di Bandara Ngurah Rai karena cuaca buruk terjadi di langit Makassar dan membahayakan bagi penerbangan pesawat jenis Boeing 737-900ER itu.

Sepanjang hari, Makassar diguyur hujan disertai angin dengan kecepatan sekitar 35 kilometer per jam. Hujan masih mengguyur hingga, Kamis dini hari.

Pesawat ini dilaporkan menerbangkan hampir 200 penumpang tujuan Makassar.
“Cuaca buruk di Makassar membuat pesawat Lion Air JT 784 landing di Bali,” kata seorang penumpang La Ode Husain melalui pesan singkat yang dikirimkan ke Tribun.

sumber :

http://www.tribunnews.com/2012/03/15/pesawat-lion-tujuan-makassar-terpaksa-landing-di-denpasar

social

RSS artikel menarik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 133 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: