archives

Garuda Indonesia Airlines

This category contains 24 posts

Garuda Akan Buka Rute Balikpapan-Bali

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN – Garuda Indonesia Cabang Balikpapan dalam waktu dekat akan membuka rute penerbangan baru yaitu Balikpapan-Depansar, Bali.

Dibukanya rute baru ini, menurut Kepala Cabang Garuda Indonesia Balikpapan Setya Budhi, merupakan bagian dari program pengembangan Garuda yang menyasar segmen-segmen pariwisata untuk mendongkrak pasar Garuda.

“Rencananya sekitar November hingga Desember kami akan membuka rute baru jurusan Balikpapan-Bali,” ungkap Setya Budhi, Sabtu (24/3/2012).

Selain membuka rute baru, Garuda Indonesia cabang Balikpapan juga berencana menambah jadwal penerbangan Balikpapan-Surabaya.

“Sementara ini frekuensi penerbangan dari Balikpapan ke Surabaya hanya satu kali, pada bulan Mei mendatang akan kami tambah frekuensinya menjadi dua kali,” papar Budi.

Jika rencana tersebut terealisasi, maka Garuda Indonesia cabang Balikpapan akan memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 13 kali, di antaranya Balikpapan-Jakarta 8 kali, Balikpapan-Surabaya 2 kali, Balikpapan-Yogyakarta 1 kali, Balikpapan-Makassar 1 kali, dan Balikpapan-Bali 1 kali.

Penambahan frekuensi dan pembukaan rute baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan penumpang maskapainya.

Pada 2012 ini pihaknya memperkirakan pertumbuhan penumpang meningkat mencapai 15%. “Sesuai dengan realisasi (angka pertumbuhan) tahun ini. Bahkan, melalui pembukaan beberapa rute baru angkanya bisa melebih 15%,” pungkasnya.

sumber :

http://www.tribunnews.com/2012/03/24/garuda-akan-buka-rute-balikpapan-bali

http://tiketpesawat1982.wordpress.com/tiket-pesawat/jadwal-penerbangan/

Garuda Indonesia Tawarkan Tarif Promo dan Destinasi Baru

pesawat garuda indonesia

JAKARTA–MICOM: PT Garuda Indonesia menawarkan sejumlah tarif promo dan rute penerbangan baru sebagai komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan.

Karena itu, pada April dan Mei 2012 yang akan datang Garuda Indonesia akan kembali membuka layanan penerbangan ke Taipei serta rute baru ke Haneda.

Sekaligus Garuda ingin memberikan sosialisasi harga-harga promo untuk periode low season yang berlaku hingga 31 Maret 2012.

Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai rute penerbangan, seperti Singapura, Jepang, Korea, dan Amsterdam,” ujar Yonas Aditya, Account Manager Garuda Indonesia, di Jakarta, Rabu (14/3).

Menurut Yonas, Garuda Indonesia memberikan harga khusus US$210++ untuk penerbangan perdana ke Taipei pada 24 Mei 2012. Dengan jadwal keberangkatan setiap hari langsung dari Jakarta ke Taipei menggunakan pesawat B737-800NG.

Harga promo untuk penerbangan ke Taipei mulai dari US$320++ untuk kelas ekonomi dan US$680++ untuk kelas eksekutif.

Jadwal keberangkatan dari Jakarta pukul 23.45 WIB dan tiba di Taipei pukul 06.15 waktu setempat. Penerbangan dari Taipei dijadwalkan pukul 09.50 dan tiba di Jakarta pukul 14.10.

Penerbangan perdana ke Haneda akan dilangsungkan pada 27 April 2012 menggunakan pesawat jenis A330-200 dengan jadwal keberangkatan pukul 15.00 dari Denpasar dan tiba di Haneda pukul 23.00. (*/OL-5)

sumber :

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/14/305357/21/2/Garuda-Indonesia-Tawarkan-Tarif-Promo-dan-Destinasi-Baru

Garuda lebarkan sayap ke Taipei, Haneda dan New Delhi

pramugari garuda indonesia

JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk akan menambah lagi rute penerbangan internasional. Meski kondisi penerbangan global sedang meredup, namun tidak menyurutkan niat Garuda melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri.

Kali ini, Garuda Indonesia berencana membuka rute Jakarta-Taipei (Taiwan), Denpasar-Haneda (Jepang), dan Jakarta-New Delhi (India). Untuk penerbangan menuju Denpasar-Haneda akan terkoneksi melalui penerbangan Garuda ke Tokyo.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan, penerbangan ke Haneda tersedia lima kali seminggu dengan armada Airbus A320-200 mulai 27 April 2012 mendatang. “Untuk Taipei akan kami mulai 19 Mei sedangkan ke India baru mulai kuartal III,” kata Emirsyah (10/1)

Emirsyah mengaku, akan memprioritaskan Haneda dan Taipei, sebab dua kota itu merupakan lumbung wisatawan asing Indonesia. “Potensi pebisnis dan wisatawan tinggi disana,” imbuh Emrisyah.

Sebelum melebarkan sayap ke luar negeri, Garuda terlebih dahulu meresmikan dua flight simulator pesawat Airbus A330-200 dan Boeing 737-800 NG. Kedua simulator canggih itu digunakan untuk melatih pilot untuk mengoperasikan pesawat Airbus A330-200 dan Boeing 737-800 NG.

“Penggunaan dua simulator merupakan bentuk antisipasi peningkatan jumlah armada yang dioperasikan Garuda,” kata Emirsyah. Pada tahun 2015, Garuda akan mengoperasikan 154 pesawat, termasuk 25 pesawat Airbus A330-200 dan 80 pesawat Boeing 737-800 NG.

sumber :

http://industri.kontan.co.id/news/garuda-lebarkan-sayap-ke-taipei-haneda-dan-new-delhi/2012/01/10

Garuda Indonesia resmi buka jalur Jakarta-Haneda

JAKARTA PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kemarin malam (13/3) resmi membuka rute penerbangan baru dari Jakarta menuju bandara Haneda di Jepang. Untuk menempuh jalur baru ini, Garuda Indonesia menggunakan pesawat A330-300.

Sebelumnya, Garuda Indonesia sudah pernah terbang ke Jepang 50 tahun lalu, dengan rute bandara Kemayoran, Jakarta menuju Bandara Haneda, via Hongkong. Jenis pesawat yang digunakan pada penerbangan perdana itu adalah Lockheed L-118 Electra dengan 100 tempat duduk.

Penerbangan ini akan mempererat hubungan budaya antara masyarakat Jepang dan masyarakat Indonesia”, kata Suranto Suranto, Senior General Manager Area Western Indonesia Garuda Indonesia dalam siaran persnya, hari ini Rabu (14/3)

Saat ini, Garuda Indonesia sudah melayani penerbangan ke tiga kota di Jepang, yaitu Tokyo, Osaka dan Nagoya. Selain membuka penerbangan Jakarta-Haneda, Garuda Indonesia juga akan membuka penerbangan Denpasar-Haneda.

Untuk melayani penumpang ke Jepang, Garuda Indonesia mempekerjakan awak kabin yang juga berasal dari Jepang. Penerbangan ke Jepang sudah dilengkapi dengan layanan immigration on-board, dimana penumpang dapat melakukan pengurusan dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival diatas pesawat.

sumber :

http://industri.kontan.co.id/news/garuda-indonesia-resmi-buka-jalur-jakarta-haneda/2012/03/14

Garuda Peringati 50 Tahun Penerbangan ke Jepang

JAKARTA, KOMPAS.com — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia melaksanakan peringatan 50 tahun penerbangan ke Jepang, Selasa (13/3/2012) malam.

Peringatan dilaksanakan secara simbolis dengan melepas pesawat A330-300 nomor penerbangan GA 884, dengan jadwal keberangkatan pukul 23.30 WIB rute Jakarta-Tokyo oleh Senior General Manager Area Western Indonesia Garuda Indonesia Suranto di Gate E7 Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Penerbangan pertama Garuda Indonesia ke Jepang dilaksanakan 50 tahun lalu pada 13 Maret 1962 dengan rute Bandara Kemayoran, Jakarta, menuju Bandara Haneda, Tokyo, via Hongkong. Jenis pesawat yang digunakan pada penerbangan perdana tersebut adalah Lockheed L-118 Electra dengan konfigurasi lebih kurang 100 tempat duduk dan diterbangkan oleh Pilot In Command Capt A Muthalib (alm), Capt Jusman Repon (alm), dan Capt Roekanto Jokomono.

Senior GM Area Western Indonesia Garuda Indonesia Suranto, seperti tertulis dalam siaran pers Garuda Indonesia, mengatakan, acara peringatan ini merupakan upaya untuk semakin meningkatkan pasar Jepang yang merupakan pasar yang sangat penting bagi Garuda Indonesia.

“Penerbangan pertama kalinya yang dilaksanakan 50 tahun lalu oleh Garuda Indonesia ke Jepang memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara, yaitu Indonesia dan Jepang, karena telah meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara. Penerbangan tersebut juga telah semakin mempererat hubungan budaya antara masyarakat Jepang dan masyarakat Indonesia,” papar Suranto.

Setelah penerbangan ke Tokyo, selanjutnya pada 1990, Garuda Indonesia melayani rute Jakarta-Nagoya yang dilayani oleh pesawat DC 10 dan dilanjutkan dengan pembukaan rute Jakarta-Osaka pada 1994 yang dilayani oleh pesawat DC 10.

Sejak tahun 1996, seluruh penerbangan Garuda Indonesia ke Jepang dilayani oleh pesawat Airbus A330-300 dan pada 2009 hingga kini Garuda Indonesia melayani penerbangan ke Jepang menggunakan armada terbaru A330-200 dengan kapasitas kursi sebanyak 222 penumpang dengan konfigurasi 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi.

Saat ini, dari Denpasar dan Jakarta, Garuda Indonesia melayani penerbangan ke tiga kota di Jepang, yaitu Tokyo, Osaka, dan Nagoya.

Selain itu, untuk meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa di kedua negara tersebut seiring dengan semakin meningkatnya perdagangan antarkedua negara, mulai akhir April 2012, Garuda Indonesia juga akan melayani rute baru Denpasar-Haneda.

sumber :

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/03/14/10444635/Garuda.Peringati.50.Tahun.Penerbangan.ke.Jepang

Garuda Kalahkan Singapore Airlines

pesawat singapore airlines

JAKARTA–Dominasi Singapore Airlines (SQ) sebagai maskapai penerbangan terbaik dunia mulai terbantahkan. Beberapa kali maskapai penerbangan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Garuda Indonesia berhasil menyalip maskapai-maskapai dunia yang selama ini selalu menduduki peringkat atas.

“Lembaga riset internasional, Roy Morgan, baru saja menetapkan Garuda Indonesia sebagai “The Best International Airline”, itu didasarkan pada hasil riset yang dilakukan oleh Roy Morgan mulai bulan Februari 2011 hingga Januari 2012 terhadap 3943 responden penumpang internasional,” ujar Vice President Corporate Communication PT Garuda Indonesia, Pujobroto.

Pujo mengatakan, Roy Morgan merupakan lembaga riset independen yang kapabilitasnya diakui dunia. Lembaga riset internasional yang telah beroperasi selama 70 tahun dan berkedudukan di Australia ini melakukan kerjanya secara profesional dan sungguh-sungguh.?”Sebanyak 3943 responden itu diminta untuk memberikan penilaian terhadap produk dan layanan perusahaan-perusahaan penerbangan kelas dunia,” sebutnya.

Dari 3943 responden yang merupakan pengguna jasa penerbangan internasional itu, lanjut Pujo, sebanyak 91 persen diantaranya menyatakan sangat puas (very satisfied)terhadap layanan yang diberikan selama perjalanan menggunakan Garuda Indonesia.?”Penilaian yang diberikan tersebut ternyata malah melebihi penilaian terhadap perusahaan-perusahaan penerbangan dunia lainnya,” kata Pujo.

Dari survei tersebut, Morgan menempatkan Garuda Indonesia di posisi teratas, lalu secara berurutan yang berada di bawah Garuda yaitu Singapore Airlines, Air New Zealand, Emirates, dan Cathay Pacific.?”Survei tersebut membuktikan bahwa Garuda sebagai maskapai bintang empat versi Skytrax sebetulnya mampu unggul dari maskapai bintang lima seperti Singapore Airlines dan Cathay Pacific,” bangganya.

Sebelum ini, sejalan dengan program transformasi bisnis melalui Quantum Leap (Lompatan Besar) yang saat ini terus dilaksanakan, Garuda berhasil meraih berbagai pencapaian signifikan, seperti berhasil menjadi maskapai bintang empat dan terpilih sebagai “The World”s Most Improved Airline” oleh lembaga pemeringkat airline, Skytrax yang berkedudukan di London. Lalu terkait lompatan bisnis spektakulernya, Garuda juga terpilih sebagai “Airline Turn Around of The Year” oleh Centre for Asia Pacific Airlines (CAPA).

Bahkan tahun lalu CAP telah menobatkan Garuda Indonesia sebagai maskapai terbaik di Asia Tenggara. Lembaga independen penyedia analisis dan data seputar industri aviasi yang berbasis di Australia ini memberikan poin tertinggi 8,48 bagi Garuda Indonesia dipandang dari sisi kelas penumpang, makanan, pelayanan, pelayanan di darat, dan kondisi pesawat.

Poin itu mengalahkan maskapai besar yang dimiliki negara Asean lainnya, yaitu Singapore Airlines dengan poin 7,68, lalu Thai Airways 7,32, Malaysia Airlines 7 serta Bangkok Airways 8,4. n “Penghargaan ini merupakan hasil dari transformasi bisnis yang kami lakukan, seperti peremajaan armada, dan perbaikan di titik pelayanan mulai dari penumpang mau beli tiket sampai mendarat di bandara tujuan,” jelasnya. (wir)

sumber :

http://www.jpnn.com/read/2012/03/12/120347/Garuda-Kalahkan-Singapore-Airlines-

Garuda Indonesia Maskapai Penerbangan Terbaik di Dunia

pesawat garuda indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Garuda Indonesia mendapat penghargaan “The Best International Airline” atau maskapai penerbangan internasional terbaik oleh Roy Morgan, lembaga riset internasional independen Australia yang telah beroperasi selama 70 tahun.

“Penetapan Garuda sebagai ‘The Best International Airline’ tersebut didasarkan pada hasil riset yang dilakukan oleh Roy Morgan mulai bulan Februari 2011 hingga Januari 2012 terhadap 3.943 responden, yang diminta untuk memberikan penilaian terhadap produk dan layanan perusahaan-perusahaan penerbangan dunia,” kata Wakil Dirut Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto, di Jakarta, Rabu (7/3/2012).

Dari 3.943 responden yang merupakan pengguna jasa penerbangan internasional, terdapat sebanyak 91 persen di antaranya yang menyatakan very satisfied atau sangat memuaskan terhadap layanan Garuda.

Ia mengemukakan, penilaian yang diberikan oleh para responden terhadap Garuda tersebut melebihi penilaian terhadap perusahaan-perusahaan penerbangan dunia lainnya. Sejumlah maskapai penerbangan yang secara berurutan berada di bawah Garuda Indonesia, yaitu Singapore Airlines, Air New Zealand, Emirates, dan Cathay Pacific.

Sebelum ini, ujar dia, sejalan dengan program transformasi dan “Quantum Leap” yang saat ini terus dilaksanakan, Garuda berhasil meraih berbagai pencapaian seperti “The World’s Most Improved Airline” oleh lembaga pemeringkat airline, Skytrax, yang berkedudukan di London. Selain itu, lanjutnya, Garuda Indonesia juga pernah terpilih sebagai “Airline Turn Around of The Year” oleh Centre for Asia Pacific Airlines (CAPA).

Sebelumnya, Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar memaparkan, armada maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan berjumlah 154 pesawat pada tahun 2015 sebagai bagian dari program bertajuk “Quantum Leap” yang diluncurkan oleh perusahaan BUMN tersebut.

“Melalui program ‘Quantum Leap’, hingga tahun 2015 Garuda Indonesia merencanakan akan menambah armada dari yang saat ini sebanyak 89 pesawat menjadi 154 pesawat,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, saat menerima kedatangan dua pesawat baru Boeing 737-800NG dan Airbus A330-200 di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Jumat (24/2/2012).

sumber :

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/03/07/12052094/Garuda.Indonesia.Maskapai.Penerbangan.Terbaik.di.Dunia

Pemerintah Inginkan Pengusaha Nasional

pesawat garuda indonesia

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian BUMN tetap mengharapkan dan mengimbau agar pengusaha nasional dapat memiliki saham maskapai penerbangan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

Kemenneg akan mematok harga 10 persen lebih tinggi dari harga saham GIAA yang dimiliki oleh tiga perusahaan sekuritas berstatus BUMN. Demikian diutarakan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, di Jakarta, Selasa (13/3), seusai penandatanganan nota kerja sama pembentukan anak usaha Samator Gas Industri dengan PT Krakatau Engineering.

“Penjualan akhir Maret ini, kita enggak bisa tunggu lebih lama. Mereka sudah sepakat, kalau yang lain lepas semuanya ikut. Jadi dalam satu paket,” katanya.

Ditegaskannya, harga saham dengan kode GIAA tersebut yang akan dilepas 10 persen lebih tinggi dari harga saham GIAA. “Sudah disepakati, melalui Parikesit. 10 persen di atas harga,” kata Dahlan.

Dia menambahkan, terkait dengan besaran harga. “Apakah harga rata-rata pasar atau harga pasar saya kurang tahu, karena saya tidak main saham. Yang jelas, harus terjual karena kasian sekuritas kalau rugi terlalu besar,” kata Dahlan.

sumber :

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=299225

Citilink Akan Perbanyak Rute

BALIKPAPAN – Dalam waktu dekat ini Citilink akan menjadi sebuah perusahaan penerbangan mandiri. Citilink yang dahulu adalah bagian dari struktur organisasi Strategi Bisnis Unit (SBU) Garuda Indonesia kini akan benar-benar menjadi sebuah perusahaan penerbangan yang utuh.

Chief of Representative Officer (CRO) Citilink Cabang Balikpapan Redemtus Pramono mengatakan ada beberapa faktor penunjang yang membuat Citilink menjadi suatu penerbangan yang utuh. “Kita (Citilink, Red) telah berkembang dari segi armada. Selain itu, kita juga di-support oleh Garuda dari segi penumpang, dan juga marketnya share penumpang kita juga semakin tinggi. Garuda juga mendukung Citilink untuk menjadi PT sendiri,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Citilink telah menjadi perseroan terbatas (PT) secara akta perusahaan sudah sejak lama, yakni sejak tahun 2008. “Cuma kami belum mendapatkan Surat Izin Usaha Pengangkutan Penerbangan (SIUPP). Baru-baru saja SIUPP diberikan ke kami oleh Menteri Perhubungan,” terangnya.

Setelah mendapatkan SIUPP, proses yang harus ditempuh oleh Citilink untuk dapat berdiri sendiri adalah harus memiliki Air Operator Certificate-nya (AOC), yang proses pengurusan menunggu sekira 90 hari atau 3 bulan setelah SIUPP dikeluarkan. “SIUPP baru keluar bulan Februari tahun ini. Jadi untuk mendapatkan AOC, kita harus menunggu 3 bulan ke depan,” katanya.

Setelah AOC keluar, maka Citilink baru akan menjadi perusahaan penerbangan yang utuh. Citilink tidak benar-benar keluar dari Garuda, akan tetapi masih berada di bawah naungan Garuda Group. “Kita enggak lepas banget, tapi kita masih dalam berada di bawah Grup Garuda,” ujarnya.

Menurutnya, dengan berdiri sendirinya Citilink ini membuat masyarakat menjadi banyak pilihan untuk menggunakan jasa angkutan penerbangan. “Masyarakat sekarang tinggal memilih untuk, ada Citilink dan Garuda Indonesia,” tukasnya.

Dulu, paradigmanya masyarakat menganggap Garuda adalah segmentasi menengah ke atas, sedangkan Citilink untuk segmentasi menengah ke bawah. “Cuma saat ini segmentasinya hampir sama, tapi mayoritas masih banyak yang menganggap seperti itu,” sebutnya.

Untuk armada, Citilink akan fokus pada penebalan rute atau frekuensi penerbangan dimana Citilink yang Low Cost Carrier (LCC). “Sekarang kita fokus pada penebalan rute, karena Citilink yang LCC lebih efektif untuk rute domestik dan regional di Asia Tenggara,” paparnya.

Nantinya Citilink akan mengubah jadwal penerbangan terkait adanya penebalan rute atau frekuensi penerbangan, yang dulunya penerbangan Balikpapan-Surabaya 3 kali dan Balikpapan-Jakarta 2 kali akan berubah pada bulan April nanti. “Kami akan menambah 1 penerbangan ke Surabaya dan 1 penerbangan ke Jakarta jadi totalnya melayani 7 kali rute penerbangan,” imbuhnya.

Penebalan, rute atau frekuensi penerbangan menurutnya juga tergantung dari ketersediaan armada Citilink. “Kami sudah purpose rutenya, kini ada pengembangan untuk penerbangan keluar negeri, Red), yakni Kuala Lumpur dan Singapura. Sedangkan untuk penerbangan domestik akan melayani penerbangan ke Tarakan, Yogyakarta, Ujung Pandang (Makassar) dan Manado,” tambahnya.

Hingga akhir tahun 2012 mendatang, pihak Citilink akan menargetkan jumlah armadanya secara nasional mencapai 20 unit. “Total armada dari Citilink yang sekarang berjumlah 8 unit,” bebernya.

Setya Budhi, General Manager Garuda Balikpapan, saat dikonfirmasi mengenai hal ini tidak banyak berkomentar. Menurutnya dari segi kelas antara Garuda dan Citilink berbeda. “Garuda adalah Full service dan Citilink adalah Low Cost Carrier,” tandasnya. (*/rkp/lhl)

sumber :

http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=127968

Garuda ‘Sapih’ Citilink, Terbang Mandiri Juli

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU—Maskapai Citilink akan segera beroperasi secara mandiri pada pertengahan tahun ini. “Kami akan menjadikan Citilink sebagai penerbangan bertarif rendah yang akan beroperasi secara mandiri pada pertengahan tahun 2012 ini,” kata Senior General Manager Garuda Indonesia Area Indonesia Barat, Suranto, saat pembukaan “Garuda Indonesia Travel Fair di Pekanbaru.

Citilink merupakan anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia. Untuk menunjang kemandirian Citilink, lanjutnya, pihak manajemen akan menambah armada pesawat Airbus 320.

Menurut dia, Citilink akan mendapatkan 10 unit pesawat A320 pada tahun ini. Hal itu termasuk dalam rencana penambahan pesawat manajemen Garuda pada tahun ini yang akan menerima sebanyak 21 pesawat, diantaranya empat unit Boeing 737-800NG, dua unit A330-200, dan lima unit Sub-100 seater. “Berkaitan dengan hal ini, pada sore hari nanti kami akan melaksanakan peresmian penggunaan pesawat A330-200 yang baru tiba dari pabriknya di Toulouse dan Boeing 737-800NG yang juga baru tiba dari pabriknya di Seattle, serta memperkenalkan pesawat A320 Citilink dengan ‘new livery’ yang menandai era baru Citilink,” ujarnya.

Menurut analisis CAPA (Centre for Asia Pacific Aviation), pada 2015 mendatang, pangsa pasar Citilink akan menjadi sebesar 20 persen. Pada tahun 2011 jumlah penumpang Citilink sebesar 1,6 juta orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 42 persen dibanding jumlah penumpang pada tahun sebelumnya.

sumber :

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/12/02/24/lzw0jy-garuda-sapih-citilink-terbang-mandiri-juli

social

RSS artikel menarik

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 132 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: